Pesan sponsor!

Showing posts with label Jumong. Show all posts
Showing posts with label Jumong. Show all posts

2010/07/29

Han Hye-jin fanmeeting di Jepang!

~korean addicted~ ^-^V
from http://koreandiorama.wordpress.com/2010/07/29/han-hye-jins-fanmeeting/|share by koreabanget!
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3vOH0hd34iLO6FEcA37ldXAtiUomj4y9pOguMJkbuJk5jFjIbnMRC6oxT1LAepgkiB5OPzCD-MRaUnG7ecq8kmX6oJ6x9RIOlLsucfaDWDAKnsflyV6C8aOXn3vXJq3rvs3oAaBefy0w/s1600/1+KOREABANGET.jpg
Han Hye-jin menggelar fan meeting pertama kalinya di Osaka, Jepang pada tanggal 25 Juli 2010. Seperti layaknya fan meeting pada umumnya sang artis berbagi cerita tentang semua pengalamannya selama berkarir, aktris yang drama terakhirnya di SBS Jejoongwon ini juga berbagi pengalaman saat dirinya syuting berbagai drama yang telah dibintanginya seperti Be Strong Geum Soon, Jumong dan tentunya Jejungwon. Dia juga menghibur penggemarnya dengan cara memainkan piano lagu dari OST drama Terroir.
Read More >>

2010/05/15

Park Tam-Hee melakukan pemotretan untuk majalah Enfant

~korean addicted~ ^-^V
from koreandiorama by knette|nate|
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVnPflcHqvrd1fd1UDN4hBhS8Dk5JiHwvnHiPol6clNdIQvfsXXZEzNmIOv3cqWe3Ds0CqXVQkGA7olbLWtOQonYmqFF2AnExNgan2-2JAYzKCQmIBc34K-GffRI88PjtCVJtSB33sbSM/s1600/tn_1273837024_1263856406_1.jpg
Park Tam-Hee (Jumong, Air City, The Queen Returns) bersama dengan anak pertamanya yang masih dikandungnya itu melakukan pemotretan untuk majalah Enfant. Seksinya ibu hamil yang satu yang lahir bulan Januari tanggal 2 tahun 1978 ini!
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgJUrCYVEl73T9R6pKzIzaBJESJGVw5H-GwmXFaey1cgDgBg6eqC0_Q7FY3qIHf2uIcxf_QO1T00L6onWX5cNTSwM5r70yDvWgodA71m9vhdUiMW9CgTo_0_lH_wGYlxJTp57g0BEhwOPY/s1600/parktam1.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj7XQofnwfYIDJRtQistrHxdLwqbEqjsrFmxTUzSdZY7p7kbg1nSxPZa6JPsS3ZHjz6L4gtH4cLntY51OWj2vzbT3sKG2ydoiogT2R5kavmGMuQeSVtY8HTwMsQpCRKty1FV9Pth-ANtF0/s1600/park2f.jpg
Read More >>

2010/04/27

Song Ji-hyo akan menjadi pembawa acara dalam SBS ‘TV Entertainment Tonight’

~korean addicted~ ^-^V
from koreandiorama by knette|
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEheiNjmPllMpTKdv2weXN7Ez71rT6qiljjdOb_BKzWc67TKZTpnQfCAkZg6KfRV15OcTxvUfM_ekfiz37vlie9KLahA41SOyfVoxAJJGNoTXvNKYgwpXxh4Aiwt_klq3QDb0eHNCg143UJ9/s1600/songji1.jpg
Song Ji-hyo yang terakhir terlihat di layar TV dalam drama Jumong (2006) ini hari ini 27 April 2010, menggelar konferensi pers. Pertemuannya dengan pres hari ini bukan dalam rangka drama atau film baru yang akan dibintanginya, melainkan keikutsertaannya sebagai MC dalam program intertaiment di SBS yang berjudul ‘TV Entertainment Tonight’. Menjadi MC bukanlah sesuatu yang baru baginya, karena dia pernah menjadi MC tahun 2007 di acara musik SBS ‘Inkigayo’.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiweJi7MCtuDH7Cwt4CqlwSWgz19BTZe_nAM96DwX3nXpfVOhbEMLvsR5Ln4DwSanTtdWEh6L9TaeHRfJ-tAClEquL4iK0BFmIMmTyj9CmciFMSbBHApyT5cHHz045vAi2S4W7XkpbLMbRd/s1600/songji2.jpg
Read More >>

2010/04/09

Jumong Pindah Jam Tayang, Siap-siap Nonton My Fair Lady


~korean addicted~ ^-^V
source : bintang Indonesia via http://yogoaj.blogspot.com/2010/04/jumong-pindah-jam-tayang-siap-siap.html

DUA pekan sudah serial drama Jumong Prince of Legend ditayangkan Indosiar. Kalau drama kontemporer seperti BBF banyak ditonton kalangan ABG, serial sejarah semacam ini punya pangsa pasar tersendiri.

Di Korea, serial ini tercatat sebagai salah satu serial terbaik sepanjang masa. Perolehan ratingnya spektakuler, dampak bagi para pemainnya juga luar biasa. Jumlah episode yang panjang bahkan tak sanggup membuat alur cerita makin lemah dan ditinggalkan penonton yang kelelahan.

Di Indonesia, penayangan Jumong setelah drama Queen Seon Deok cukup menarik minat pecinta drama Korea, terutama penyuka genre sejarah. Karena itu pula Bintang mengulas Jumong panjang lebar saat akan ditayangkan Indosiar.

Sayang, begitu menyaksikan penayangan Jumong di televisi, ada sesuatu yang mengganjal. Bukan ceritanya yang kurang menarik atau pemainnya yang kurang cantik dan ganteng, tapi penyulihan suaranya kedengaran aneh.

Beberapa tokoh terdengar menggunakan dialek dan memakai kosakata bahasa Melayu, bukan bahasa Indonesia seperti biasanya. Dan kami tak sendirian, pembaca Bintang yang juga penggemar setia serial Korea banyak yang melayangkan surat berisi keluhan atas hal ini.
Pihak Humas Indosiar yang diwakili Gufron Syakaril tak menampik dialek Melayu yang diucapkan para pengisi suara Jumong. Ia menjelaskan, Indosiar sengaja menggunakan dialek Melayu dan dengan bahasa Indonesia baku pada dubbing serial Jumong, mengingat kisah Jumong terjadi ribuan tahun lalu.

“Dubbing Jumong yang kami tayangkan sedikit menggunakan dialek Melayu, tapi bahasanya masih bisa dimengerti penonton, kok. Enggak semua bahasanya benar-benar Melayu seperti Makcik atau Pakcik, gitu kan? Dubbing dengan dialek Melayu kami lakukan untuk menyesuaikan dengan kondisi zaman saat cerita berlangsung, yakni di kerajaan Korea ribuan tahun lalu,” jelas Gufron.

“Ini baru kali pertama kami lakukan, sebenarnya supaya ada perbedaan saja dengan serial modern yang kami tayangkan. Kalau serial BBF atau Brilliant Legacy, kan ceritanya di zaman modern, jadi dubbing-nya pun bahasa modern. Kami mencoba model baru di serial Jumong, dengan memakai bahasa yang lebih tua, sesuai latar ceritanya,” imbuh Gufron.

Tak hanya itu, penyesuaian juga dilakukan Indosiar juga pada jam tayang. Menyadari tipe serial seperti Jumong adalah konsumsi penonton dewasa dari kelas pekerja atau mahasiswa, mulai minggu ini Indosiar akan memindahkan jam tayang Jumong menjadi malam hari. “Hal ini kami lakukan untuk mengakomodasi yang kebanyakan masih bekerja di sore hari,” beri tahunya.

Bukan berarti Anda tak bisa menyaksikan serial Korea lagi di sore hari. Kami punya bocoran menarik dari Indosiar. Untuk sementara ini, jam tayang Jumong pada sore hari akan diisi dengan tayangan rerun serial Brilliant Legacy sambil mempersiapkan serial Korea terbaru yang bakal menyusul tayang, My Fair Lady!

“Saat ini kami sedang mempersiapkan serial My Fair Lady yang sedang dalam proses dubbing. Kali ini kami akan kembali memakai dubbing dengan bahasa Indonesia modern, kok,” kata Gufron. Wah, bakal meriah nih!
Read More >>

2010/03/15

Hari ini 'Jumong' Tayang!


~korean addicted~ ^-^V

from tabloid bintang by Rizki Adi Abeba

MULAI hari ini, Senin (15/3), Indosiar menayangkan kisah Jumong, salah satu tokoh sejarah Korea paling inspiratif dalam Jumong Prince of Legend. Serial ini tayang Senin-Jumat pukul 17.00 WIB.

Dua episode pertama, penonton diajak mengetahui latar belakang kehidupan Jumong sejak ayah dan ibunya bahkan belum dipertemukan. Jumong adalah putra hasil hubungan Jenderal Hae Mo Su (Heo Joon Hoo) dan Putri Yoo Hwa (Oh Yeon Soo).

Bagaimana mereka bertemu, akan dimulai dari penggambaran situasi Korea pada 180 tahun sebelum masehi, saat Kerajaan Gojoseon ditaklukkan Dinasti Han dari China. Dinasti Han membagi wilayah kekuasaan Gojoseon menjadi 4 distrik administrasi: Nak Rang, Jin Beon, Im Doon, dan Hyeon To.

Rakyat Gojoseon kocar-kacir. Sebagian mengungsi ke tempat lain, sebagian melakukan perlawanan. Hae Mo Soo adalah seorang jenderal yang paling keras melakukan pemberontakan terhadap tentara Han. Ia dibantu sahabatnya, Geum Wa (Jeon Kwang Yeol), seorang pangeran Kerajaan Buyeo. Geum Wa meminta ayahnya, Raja Hae Bu Roo membantu Hae Mo Soo dan memberi perlindungan terhadap pengungsi Gojoseon.

Perdana Menteri Bu Deuk Bool memperingatkan Raja Hae Bu Roo, melindungi Hae Mo Soo yang merupakan musuh nomor satu tentara Han adalah tindakan berbahaya. Namun persahabatan Geum Wa dan Hae Mo Soo sudah sekental darah. Ia lebih memilih mati ketimbang melihat sahabatnya hancur.

Sementara itu, Kerajaan Han membentuk pasukan berkuda yang disebut Iron Army dan mengadakan pertemuan dengan para kepala suku untuk merundingkan penghancuran Gojoseon. Geum Wa datang mewakili ayahnya. Di sana ia bertemu Putri Yoo Hwa (Oh Yeon Soo), putri Kerajaan Ha Baek. Tentara Han menghabisi semua pengungsi Gojoseon.

Hal ini menyulut kemarahan Hae Mo Soo. Ia meminta bantuan tentara Buyeo untuk berperang melawan tentara Iron Army. Karena kalah persenjataan, pasukannya dilibas habis. Hae Mo Soo sendiri terkena lemparan tombak dan jatuh ke sungai. Iron Army tak yakin Hae Mo Soo telah meninggal dunia sebelum menemukan jasadnya.

Betul, Hae Mo Soo masih hidup. Ia diselamatkan Yoo Hwa. Pertolongan itu membawa bencana bagi Yoo Hwa. Karena dianggap melindungi buronan, keluarga dan seluruh klan Ha Baek dibunuh. Hae Mo Soo sendiri berhasil melarikan diri dan sempat diselamatkan Yeon Ta Bal (Kim Byeong Gi) dalam pelariannya.

Hae Mo Soo dan Yoo Hwa bertemu kembali di Kerajaan Buyeo. Meski perkenalannya singkat, mereka saling jatuh cinta. Geum Wa yang diam-diam menyukai Yoo Hwa mundur ketika mengetahui sang sahabat, menjadi pria yang dipilih Yoo Hwa.

Geum Wa dan Hae Mo Soo kembali merencanakan aksi penyerangan tentara Han. Sayang, dalam perjuangannya, persahabatan mereka dipecah belah. Terjadi kesalahpahaman hingga Hae Mo Soo ditangkap tentara Han dan diduga telah dibunuh.

Pada waktu bersamaan, Yoo Hwa sedang mengandung anak Hae Mo Soo. Karena berbagai pertimbangan, termasuk rasa cintanya yang terpendam dan perasaan bersalah pada Hae Mo Soo sahabatnya, Geum Wa mengambil Yoo Hwa sebagai selirnya.

Saat Yoo Hwa melahirkan seorang putra bernama Jumong, Geum Wa merawatnya seperti anaknya sendiri. Jumong kemudian tumbuh besar sebagai pangeran di lingkungan istana Buyeo. Cerita lompat ke 20 tahun kemudian.

Jumong sudah tumbuh sebagai pangeran tampan. Bagaimana lika-liku kehidupan Jumong dalam menemukan jati diri, cinta sejati, dan perjuangan membangun kerajaannya, ini yang akan Anda nikmati di puluhan episode berikutnya.

Read More >>

Jumong...Jumong...Jumong (^^)


~korean addicted~ ^-^V

from tabloid bintang by Rizki Adi Abeba
[11.jpg]
PECINTA drama sejarah Korea kembali berkenalan dengan salah satu tokoh sejarah Korea paling inspiratif, Jumong, dalam serial Jumong Prince of Legend (JPL).

Sebenarnya JPL tayang di Korea sebagai drama spesial peringatan 45 tahun stasiun TV MBC pada 2006 silam. Beberapa negara Asia seperti Jepang, Taiwan, Hong Kong, Vietnam, China, dan Filipina pun sudah menayangkannya. Sedangkan Indonesia baru mulai 15 Maret ini, di Indosiar, Senin-Jumat setiap pukul 17.00 WIB.

Tak salah JPL dipasang untuk tayangan spesial stasiun TV MBC. Serial saeguk ini mencatat rekor spektakuler. Ratingnya mencengangkan, menembus angka keramat, 50%. Tayangan episode pertama Jumong di Korea pada 15 Mei 2006 memperoleh rating 16,3% dan menembus angka 40,1% di episode ke-16.

Peningkatan rating yang signifikan ini membuat MBC yang rencana awalnya menghabiskan kisahnya di episode ke-60, memperpanjang hingga 81. Perolehan rating Jumong bahkan stabil di angka 40-an dan ditutup angka 51,9% pada episode penghabisannya.

Sukses seperti ini hal yang langka, lho! Lihat saja, saat strategi penambahan episode dilakukan drama Queen Seon Deok yang menambah jumlah episodenya sebanyak 12, ratingnya justru menurun. Tak salah, serial ini disebut sebagai salah satu drama terbaik Korea sepanjang masa.

Penulis skenario veteran, Choi Wan Gyu, yang menulis JPL memulai ceritanya dengan mengangkat kisah hidup orangtua Jumong dan menggambarkan situasi seperti apa saat Jumong dilahirkan. Kisah ini dibangun mengandalkan kekuatan jalan cerita, mengingat produksi drama ini tak punya sarana memadai untuk membuat efek visual yang megah.

“Karena sulit membuat visualisasi fantastik untuk 60 episode dengan sumber yang dimiliki drama Korea, kami sangat bergantung pada jalan cerita yang kuat. Kami berencana menggunakan lebih banyak mitos dan fantasi,” ungkapnya.

Tak heran, ketika menonton Jumong, penonton akan merasa terikat dengan jalan cerita yang berjalan cepat tapi tidak melelahkan. Bagian awal malah banyak diselipkan adegan lucu.

Yang pasti orang Korea paling piawai dalam meramu kisah percintaan. Meski judulnya drama sejarah, kisah percintaan di drama yang disutradarai Kim Geun Hong dan Lee Joo Hwan ini cukup menyayat hati. Ada kisah cinta segi tiga, kasih tak sampai, hingga pengorbanan cinta demi berjuang membangun negara yang dialami tokoh-tokoh utama Jumong.

Read More >>

2010/02/23

Posters For The Man Called God


~korean addicted~ ^-^V

from koreandiorama|dramabeans via My Daily|||

Akhirnya, poster resminya dirilis! A Man Called God, drama terbaru Song Il-gook ini, beberapa hari lalu telah selesai mengambil gambar di Hawai dan kembali ke Korea untuk melanjutkan pengambilan gambar di Korea.

Dalam drama seri ini, Song Il-gook kembali dengan peran modern setelah sebelumnya berperan dalam drama histori atau seaguk drama (Jumong, Kingdom of the Wind), dan dia dalam posternya ini terlihat garang dan siap beraksi.

A Man Called God diadaptasi dari manhwa berjudul sama yang ditulis oleh Park Bong-seong. Bercerita tentang balas dendam kepada musuh yang membunuh orang tuanya Song Il-gook. The drama will premiere on March 6.

Dibawah ini juga ditampilkan Han Chae-young, Yoo In-young, dan Han Go-eun; aktor pendukung Kim Min-jong tidak masuk dalam poster tapi akan bermain sebagai lawan dari Song Il-gook dan Jo Jin-woong (yang berperan sebagai Bruce di Sol Pharmacy) akan menjadi penjahat.
Read More >>

2010/02/20

Song Ji-Hyo To Visits Philippines


~korean addicted~ ^-^V

from koreandiorama|
http://img716.imageshack.us/img716/2922/song2.jpg
Song Ji-hyo atau yang lebih dikenal dengan Yesoya (Jumong), akan pergi ke Filipina dari tnggal 21 Februari 2010 untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial sebagai voluntir.

Dia tidak sendirian, diantara timnya ini ada salah seorang anggota dari 2PM yang akan menemaninya. Kegiata sosial ini dijdwalkan akan tayang dalam acara yang sama dengan acaranya Kim Nam-gil sewaktu ke Indonesia lalu, MBC variety programme Sunday Sunday Night.
Read More >>

2010/02/19

The Man Called God Production Stills


~korean addicted~ ^-^V

from koreandiorama|
http://img195.imageshack.us/img195/2720/sig4a.jpg
17 Februari 2010 kemarin, Song Il-gook menunggang kuda untuk keperluan gambar dalam drama A Man Called God di Kualoa Ranch, Oahu, Hawaii. Menunggang kuda sepertinya telah menjadi keahliannya ini telah banyak diperlihatkan oleh Song Il-gook dalam drama yang pernah dibintanginya seperti Jumong atau Kingdom of The Wind.
[1.bmp]
Namun tidak seperti kedua drama terdahulunya itu yang settingan jaman dahulu aka sageuk drama, kali ini dia menunggang kuda dengan pakaian biasa berwarna putih dengan helikopter berputar didekatnya.
http://img33.imageshack.us/img33/8805/sig2xy.jpghttp://img192.imageshack.us/img192/1577/sig3br.jpghttp://img59.imageshack.us/img59/9499/sig1w.jpg
Kenapa gw ngerasa pas foto yang terakhir, Song Il-kook kok kayak kekurangan gizi ya? Gile kurus banget doi!
Read More >>

KoreanAddicted