![]() |
![]() |
Pesan sponsor!
2010/07/29
Han Hye-jin fanmeeting di Jepang!
2010/05/15
Park Tam-Hee melakukan pemotretan untuk majalah Enfant
![]() |
![]() |

2010/04/27
Song Ji-hyo akan menjadi pembawa acara dalam SBS ‘TV Entertainment Tonight’
![]() |
![]() |


2010/04/09
Jumong Pindah Jam Tayang, Siap-siap Nonton My Fair Lady
![]() |
![]() |
2010/03/15
Hari ini 'Jumong' Tayang!


from tabloid bintang by Rizki Adi Abeba

Dua episode pertama, penonton diajak mengetahui latar belakang kehidupan Jumong sejak ayah dan ibunya bahkan belum dipertemukan. Jumong adalah putra hasil hubungan Jenderal Hae Mo Su (Heo Joon Hoo) dan Putri Yoo Hwa (Oh Yeon Soo).
Bagaimana mereka bertemu, akan dimulai dari penggambaran situasi Korea pada 180 tahun sebelum masehi, saat Kerajaan Gojoseon ditaklukkan Dinasti Han dari China. Dinasti Han membagi wilayah kekuasaan Gojoseon menjadi 4 distrik administrasi: Nak Rang, Jin Beon, Im Doon, dan Hyeon To.
Rakyat Gojoseon kocar-kacir. Sebagian mengungsi ke tempat lain, sebagian melakukan perlawanan. Hae Mo Soo adalah seorang jenderal yang paling keras melakukan pemberontakan terhadap tentara Han. Ia dibantu sahabatnya, Geum Wa (Jeon Kwang Yeol), seorang pangeran Kerajaan Buyeo. Geum Wa meminta ayahnya, Raja Hae Bu Roo membantu Hae Mo Soo dan memberi perlindungan terhadap pengungsi Gojoseon.
Perdana Menteri Bu Deuk Bool memperingatkan Raja Hae Bu Roo, melindungi Hae Mo Soo yang merupakan musuh nomor satu tentara Han adalah tindakan berbahaya. Namun persahabatan Geum Wa dan Hae Mo Soo sudah sekental darah. Ia lebih memilih mati ketimbang melihat sahabatnya hancur.
Sementara itu, Kerajaan Han membentuk pasukan berkuda yang disebut Iron Army dan mengadakan pertemuan dengan para kepala suku untuk merundingkan penghancuran Gojoseon. Geum Wa datang mewakili ayahnya. Di sana ia bertemu Putri Yoo Hwa (Oh Yeon Soo), putri Kerajaan Ha Baek. Tentara Han menghabisi semua pengungsi Gojoseon.
Hal ini menyulut kemarahan Hae Mo Soo. Ia meminta bantuan tentara Buyeo untuk berperang melawan tentara Iron Army. Karena kalah persenjataan, pasukannya dilibas habis. Hae Mo Soo sendiri terkena lemparan tombak dan jatuh ke sungai. Iron Army tak yakin Hae Mo Soo telah meninggal dunia sebelum menemukan jasadnya.
Betul, Hae Mo Soo masih hidup. Ia diselamatkan Yoo Hwa. Pertolongan itu membawa bencana bagi Yoo Hwa. Karena dianggap melindungi buronan, keluarga dan seluruh klan Ha Baek dibunuh. Hae Mo Soo sendiri berhasil melarikan diri dan sempat diselamatkan Yeon Ta Bal (Kim Byeong Gi) dalam pelariannya.
Hae Mo Soo dan Yoo Hwa bertemu kembali di Kerajaan Buyeo. Meski perkenalannya singkat, mereka saling jatuh cinta. Geum Wa yang diam-diam menyukai Yoo Hwa mundur ketika mengetahui sang sahabat, menjadi pria yang dipilih Yoo Hwa.
Geum Wa dan Hae Mo Soo kembali merencanakan aksi penyerangan tentara Han. Sayang, dalam perjuangannya, persahabatan mereka dipecah belah. Terjadi kesalahpahaman hingga Hae Mo Soo ditangkap tentara Han dan diduga telah dibunuh.
Pada waktu bersamaan, Yoo Hwa sedang mengandung anak Hae Mo Soo. Karena berbagai pertimbangan, termasuk rasa cintanya yang terpendam dan perasaan bersalah pada Hae Mo Soo sahabatnya, Geum Wa mengambil Yoo Hwa sebagai selirnya.
Saat Yoo Hwa melahirkan seorang putra bernama Jumong, Geum Wa merawatnya seperti anaknya sendiri. Jumong kemudian tumbuh besar sebagai pangeran di lingkungan istana Buyeo. Cerita lompat ke 20 tahun kemudian.
Jumong sudah tumbuh sebagai pangeran tampan. Bagaimana lika-liku kehidupan Jumong dalam menemukan jati diri, cinta sejati, dan perjuangan membangun kerajaannya, ini yang akan Anda nikmati di puluhan episode berikutnya.
Jumong...Jumong...Jumong (^^)

from tabloid bintang by Rizki Adi Abeba
![[11.jpg]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKU4lQjwM2SyZMAa5PT7LtvtIg-lHhWgjnB3fnP4-ZyFgK5H46aebib7pL_Fsp9CjpcLp5oan9WAm6I3yvbqWzl6pPiymSXwWlhyyOPNUydzndlO5vf_fdAcD2CEV2WH-E6YVV_SaPFQmn/s1600/11.jpg)
Sebenarnya JPL tayang di Korea sebagai drama spesial peringatan 45 tahun stasiun TV MBC pada 2006 silam. Beberapa negara Asia seperti Jepang, Taiwan, Hong Kong, Vietnam, China, dan Filipina pun sudah menayangkannya. Sedangkan Indonesia baru mulai 15 Maret ini, di Indosiar, Senin-Jumat setiap pukul 17.00 WIB.
Tak salah JPL dipasang untuk tayangan spesial stasiun TV MBC. Serial saeguk ini mencatat rekor spektakuler. Ratingnya mencengangkan, menembus angka keramat, 50%. Tayangan episode pertama Jumong di Korea pada 15 Mei 2006 memperoleh rating 16,3% dan menembus angka 40,1% di episode ke-16.
Peningkatan rating yang signifikan ini membuat MBC yang rencana awalnya menghabiskan kisahnya di episode ke-60, memperpanjang hingga 81. Perolehan rating Jumong bahkan stabil di angka 40-an dan ditutup angka 51,9% pada episode penghabisannya.
Sukses seperti ini hal yang langka, lho! Lihat saja, saat strategi penambahan episode dilakukan drama Queen Seon Deok yang menambah jumlah episodenya sebanyak 12, ratingnya justru menurun. Tak salah, serial ini disebut sebagai salah satu drama terbaik Korea sepanjang masa.
Penulis skenario veteran, Choi Wan Gyu, yang menulis JPL memulai ceritanya dengan mengangkat kisah hidup orangtua Jumong dan menggambarkan situasi seperti apa saat Jumong dilahirkan. Kisah ini dibangun mengandalkan kekuatan jalan cerita, mengingat produksi drama ini tak punya sarana memadai untuk membuat efek visual yang megah.
“Karena sulit membuat visualisasi fantastik untuk 60 episode dengan sumber yang dimiliki drama Korea, kami sangat bergantung pada jalan cerita yang kuat. Kami berencana menggunakan lebih banyak mitos dan fantasi,” ungkapnya.
Tak heran, ketika menonton Jumong, penonton akan merasa terikat dengan jalan cerita yang berjalan cepat tapi tidak melelahkan. Bagian awal malah banyak diselipkan adegan lucu.
Yang pasti orang Korea paling piawai dalam meramu kisah percintaan. Meski judulnya drama sejarah, kisah percintaan di drama yang disutradarai Kim Geun Hong dan Lee Joo Hwan ini cukup menyayat hati. Ada kisah cinta segi tiga, kasih tak sampai, hingga pengorbanan cinta demi berjuang membangun negara yang dialami tokoh-tokoh utama Jumong.
2010/02/23
Posters For The Man Called God


from koreandiorama|dramabeans via My Daily|||

Dalam drama seri ini, Song Il-gook kembali dengan peran modern setelah sebelumnya berperan dalam drama histori atau seaguk drama (Jumong, Kingdom of the Wind), dan dia dalam posternya ini terlihat garang dan siap beraksi.
A Man Called God diadaptasi dari manhwa berjudul sama yang ditulis oleh Park Bong-seong. Bercerita tentang balas dendam kepada musuh yang membunuh orang tuanya Song Il-gook. The drama will premiere on March 6.
Dibawah ini juga ditampilkan Han Chae-young, Yoo In-young, dan Han Go-eun; aktor pendukung Kim Min-jong tidak masuk dalam poster tapi akan bermain sebagai lawan dari Song Il-gook dan Jo Jin-woong (yang berperan sebagai Bruce di Sol Pharmacy) akan menjadi penjahat.

2010/02/20
Song Ji-Hyo To Visits Philippines


from koreandiorama|

Dia tidak sendirian, diantara timnya ini ada salah seorang anggota dari 2PM yang akan menemaninya. Kegiata sosial ini dijdwalkan akan tayang dalam acara yang sama dengan acaranya Kim Nam-gil sewaktu ke Indonesia lalu, MBC variety programme Sunday Sunday Night.
2010/02/19
The Man Called God Production Stills


from koreandiorama|

Namun tidak seperti kedua drama terdahulunya itu yang settingan jaman dahulu aka sageuk drama, kali ini dia menunggang kuda dengan pakaian biasa berwarna putih dengan helikopter berputar didekatnya.








![[1.bmp]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjqTBpcQ-RlgAYp6bjniGwk9yIo9ts0hHNQB81BoRRRp7C6pKM5UVAgpNrEzugHhyhSFFfZEFZi0Q7Lkj6p22W88zcYdomyzQR3lEsm35Awdz6w7O8-YeKNntPMalOQ5Q18X4gL0kkOwIA/s1600/1.bmp)